Tangerang — Tiga klub gateball aktif di Kabupaten Tangerang — Solear Gateball Club, Dikdis Gateball Club, dan Tigaraksa Gateball Club — menggelar musyawarah internal yang bertujuan memperkuat konsolidasi organisasi dan pembinaan atlet gateball di bawah naungan Pengda PERGATSI Banten. Musyawarah tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PERGATSI Banten, Tranggono, yang memberikan arahan dan dukungan penuh terhadap langkah strategis ini.
Dalam suasana kekeluargaan dan penuh semangat, para pengurus klub, pelatih, dan perwakilan atlet mendiskusikan beberapa hal penting, antara lain:
• Penyusunan struktur pengurus tingkat kabupaten Tangerang
• Rencana pembinaan berbasis sekolah dan ekstrakurikuler, dan
• Kesiapan mengikuti turnamen di tingkat regional dan nasional.
“Musyawarah ini menjadi bagian penting dalam membangun pondasi organisasi yang solid. Keterlibatan langsung para pengurus dan pelatih dari klub-klub daerah merupakan kekuatan nyata dari bawah,” ujar Tranggono, Ketua Umum Pengda PERGATSI Banten.
Musyawarah ini juga menegaskan komitmen bersama untuk mengedepankan olahraga pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembinaan, disusul oleh pembinaan prestasi dan rekreasi. Program seperti Gateball Masuk Sekolah dan pembentukan Gateball Academy akan menjadi instrumen utama mewujudkan visi tersebut.
Ketua Solear Gateball Club, Irfan Ilmansyah, mengungkapkan bahwa latihan rutin yang dilakukan tiap akhir pekan telah berhasil menghidupkan semangat olahraga di kalangan pelajar. Ia juga menyampaikan bahwa pembinaan akan lebih maksimal jika didukung fasilitas dan peralatan memadai dari pemangku kepentingan.
Dalam forum ini, juga disepakati perlunya:
- Penambahan pelatih bersertifikat di setiap klub,
- Penjadwalan turnamen rutin tingkat kabupaten,
“Kami ingin menjadikan gateball sebagai olahraga yang dekat dengan masyarakat dan membina generasi muda. Musyawarah ini adalah langkah konkret untuk menyatukan semangat dan program ke depan,” tambah Tranggono.
Musyawarah ini menjadi bukti bahwa gateball di Banten berkembang secara kolektif dan kolaboratif, tidak hanya di atas lapangan tetapi juga melalui tata kelola organisasi yang demokratis dan inklusif. Dengan dukungan berbagai pihak, PERGATSI Banten optimis mampu mencetak prestasi gemilang di masa mendatang.
