Dari Tanah Jawara untuk Negeri
Setelah vakum dari ajang Kejurnas Gateball nasional selama beberapa tahun, Pengda Pergatsi Banten akhirnya kembali menatap Kejurnas 2025 dengan tekad kuat dan semangat gotong royong. Seleksi tim resmi telah dimulai sebagai bagian dari langkah pembenahan besar organisasi olahraga ini di Tanah Jawara.
Membangun Kembali Tradisi Kompetisi yang Hilang
Pengurus Daerah (Pengda) Pergatsi Banten kini bersiap menorehkan sejarah baru di dunia olahraga rekreasi dan prestasi melalui cabang gateball. Setelah absen cukup lama dari ajang Kejurnas Pergatsi, tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan.
“Biasanya yang berangkat hanya tim klub tertentu yang mengatasnamakan provinsi. Kali ini, Pengda Banten hadir secara resmi, membawa nama dan semangat seluruh masyarakat Banten,” tegas Ketua Pengda Tranggono dalam sambutannya.
Langkah awal dilakukan melalui seleksi atlet terbuka yang digelar selama dua hari di Lapangan Chili Hut, Pondok Cabe, Tangsel, diikuti oleh perwakilan dari berbagai Pengcab. Sebanyak 33 atlet berhasil terpilih dari seleksi ini, mewakili:
- Kota Tangerang (8 atlet)
- Kabupaten Tangerang (15 atlet)
- Kota Tangerang Selatan (9 atlet)
- Kota Cilegon (1 atlet)
Mereka disiapkan untuk bertanding dalam 11 kategori pertandingan yang akan diikuti dalam Kejurnas.
Strategi Pembinaan: Fokus pada Pendidikan, Rekreasi, dan Prestasi
Mengacu pada tiga pilar olahraga nasional sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Keolahragaan (No. 11 Tahun 2022), Pengda Pergatsi Banten mengusung semangat pembinaan menyeluruh:
“Kami ingin menjadikan Gateball sebagai olahraga yang tidak hanya prestisius, tetapi juga merakyat dan berkelanjutan,” ujar Ketua Panitia Seleksi, Anggono.
Pengda kini aktif mengembangkan:
- Olahraga pendidikan: membina pelajar dan mahasiswa melalui sekolah dan kampus.
- Olahraga prestasi: membentuk tim berbasis meritokrasi dan kompetisi sehat.
- Olahraga rekreasi: merespons meningkatnya minat masyarakat umum terhadap Gateball sebagai olahraga lintas generasi.
Langkah ini mendapat apresiasi dan dukungan langsung dari Pemerintah Daerah, termasuk saat audiensi Pengda Pergatsi Banten dengan Gubernur Banten, yang juga bertindak sebagai Pembina Organisasi.
Gotong Royong dan Kemandirian di Tengah Keterbatasan
Membangun kembali struktur organisasi dan tim bukan tanpa tantangan. Keterbatasan dana dan fasilitas sempat menjadi kendala utama. Namun, kepengurusan baru mendorong semangat kolektif melalui kolaborasi lintas sektor.
“Tidak ada alasan untuk menyerah. Kita bangkit bersama. Kita punya semangat, kita punya Tanah Jawara!” – Tranggono, Ketua Pengda Banten
Salah satu bentuk sinergi yang telah terwujud adalah dukungan dari Bank Banten yang menjadi sponsor awal keberangkatan tim.
Dengan semangat gotong royong, pembiayaan seleksi, perlengkapan, dan persiapan tim disusun melalui kontribusi semua pemangku kepentingan: atlet, pelatih, pengurus, mitra, dan relawan.
Target dan Harapan: Tidak Muluk, tapi Penuh Makna
Kejurnas Pergatsi tahun ini akan menjadi debut resmi tim Banten yang benar-benar dibentuk dan diutus oleh Pengda. Rencananya, Tim Banten akan dilepas langsung oleh Gubernur pada 16 Mei 2025 di Cibinong, lokasi penyelenggaraan Kejurnas.
Meskipun tidak menargetkan juara umum, Banten ingin membuktikan kapasitasnya sebagai provinsi yang serius membina cabang olahraga berbasis teknik dan strategi ini.
“Target kami realistis: mencetak prestasi, membentuk karakter, dan membuka jalan menuju PON NTT/NTB 2028,” ujar salah satu pelatih utama yang turut mendampingi seleksi.
Dengan komposisi tim yang beragam secara usia dan latar belakang, serta semangat membangun dari nol, tim ini menyimpan harapan sebagai pemicu gerakan olahraga gateball yang lebih inklusif dan berdaya tahan di Banten.
Penutup: “Dari Tanah Jawara untuk Negeri”
Tagline yang dipilih oleh Ketua Pengda Banten — “Dari Tanah Jawara untuk Negeri” — bukan sekadar slogan. Ini adalah seruan untuk mengangkat kembali identitas olahraga, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab sosial.
Gateball bukan sekadar olahraga lapangan, tapi cerminan strategi, konsistensi, dan kolaborasi. Dan kini, melalui Kejurnas 2025, Pengda Pergatsi Banten bersiap menuliskan babak baru kebangkitannya — dengan langkah yang jujur, tangguh, dan menginspirasi.
