PB PERGATSI Siapkan Liga Gateball Nasional: Sistem Kompetisi Baru untuk Atlet Berprestasi
Jakarta, 24 April 2025 – BChannel News
Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB PERGATSI) tengah menyiapkan terobosan besar dalam sistem kompetisi olahraga Gateball di Indonesia: Liga Gateball Nasional. Inisiatif ini menjadi salah satu program unggulan yang akan diluncurkan untuk memperkuat sistem pembinaan atlet, memperluas partisipasi klub, dan menciptakan ekosistem kompetisi yang berkelanjutan.
Wacana ini disampaikan langsung oleh Ketua Harian PB PERGATSI dalam rangkaian Pra-Rakernas dan Kejurnas Gateball 2025, yang digelar di secara daring hari ini.
Mengapa Perlu Liga Gateball?
Selama ini, kompetisi Gateball di Indonesia umumnya bersifat insidental dan terpusat pada event besar seperti Kejurnas atau turnamen antar-daerah. Akibatnya, pembinaan atlet cenderung berhenti pada persiapan event tahunan dan minim kesinambungan kompetitif.
Ketua Harian PB PERGATSI, Khalawi Abdul Hamid, menyatakan bahwa Liga Gateball akan menjadi sistem kompetisi rutin dan sistematis yang menyambungkan klub, provinsi, dan nasional dalam satu kalender yang jelas.
“Kita sedang merancang sistem Liga yang tidak hanya prestisius, tapi juga berkelanjutan. Ini penting agar pembinaan atlet tidak bergantung pada event tahunan semata,” ujar beliau dalam arahannya.
Tujuan Liga Gateball Nasional
PB PERGATSI merancang Liga ini bukan sekadar menambah jumlah kompetisi, tapi sebagai bagian dari reformasi pembinaan atlet dan tata kelola kejuaraan. Adapun beberapa tujuan utamanya:
-
Menyediakan kompetisi rutin bagi atlet dan klub.
-
Menciptakan jalur prestasi berjenjang dari lokal ke nasional.
-
Mempermudah scouting dan regenerasi atlet muda.
-
Memberikan wadah latihan nyata bagi wasit dan pelatih.
-
Membentuk basis data atlet, klub, dan performa kejuaraan.
Format Liga: Terbuka dan Berjenjang
Meski masih dalam tahap perancangan, mungkin sebagai masukan untuk PB PERGATSI sebagai pengembangan olah raga gateball di Infonesia, format dasar Liga Gateball perlu dipertimbangkan di antaranya:
-
Liga akan dimulai dari tingkat daerah (Liga Provinsi).
-
Klub-klub terbaik dari Liga Daerah akan masuk ke Liga Wilayah dan Liga Nasional.
-
Setiap klub wajib terdaftar resmi di PB PERGATSI dan memiliki NIA (Nomor Induk Atlet).
Liga Gateball tersebut diusulkan memiliki divisi usia, seperti:
-
Usia Bebas (terbuka)
-
U-15 (kategori pemula)
-
50+ (veteran dan olahraga masyarakat)
Persiapan Serius Menuju 2026
PB PERGATSI diharapkan peluncuran perdana Liga Gateball Nasional pada tahun 2026. Tahun 2025 digunakan untuk:
-
Finalisasi Petunjuk Operasional (PO) Kejuaraan dan Pembinaan,
-
Konsultasi teknis dengan Pengprov dan klub,
-
Simulasi format liga di beberapa provinsi sebagai pilot project,
-
serta pembuatan sistem database dan pelaporan digital.
“Liga ini akan dimulai bertahap. Kami ingin sistemnya tertata, adil, dan terbuka. Bukan sekadar turnamen, tapi sistem kompetisi jangka panjang,” tegas Ketua Harian.
Dukungan dari Daerah dan Klub
Wacana ini mendapat sambutan positif dari berbagai Pengprov dan klub peserta Pra-Rakernas. Banyak yang menilai Liga Gateball akan menjadi angin segar bagi pengurus daerah yang selama ini kesulitan membangun kompetisi rutin.
“Kami di daerah sangat antusias. Kalau Liga ini jadi, anak-anak punya tujuan latihan yang jelas. Tidak hanya latihan untuk satu event setahun, tapi punya target mingguan dan bulanan,” ujar salah satu perwakilan Pengprov dari Banten.
Tantangan dan Harapan
Meski penuh semangat, PB PERGATSI menyadari bahwa pelaksanaan Liga juga menghadapi beberapa tantangan, seperti:
-
Kesiapan infrastruktur dan lapangan di daerah,
-
Ketersediaan wasit dan perangkat pertandingan yang memadai,
-
dan sistem pelaporan digital yang akurat dan real-time.
Namun dengan dukungan teknologi, kolaborasi daerah, serta PO yang kuat, tantangan ini diyakini bisa diatasi secara bertahap.
Penutup: Gateball Naik Kelas dengan Sistem Liga
Liga Gateball Nasional adalah langkah besar yang akan mengubah wajah olahraga ini di Indonesia. PB PERGATSI ingin agar Gateball tidak hanya dikenal sebagai olahraga rekreasi dan eksibisi, tetapi juga sebagai olahraga prestasi yang terstruktur, kompetitif, dan memiliki masa depan cerah.
“Kalau PO-nya kuat, Liganya akan lancar. Kita sedang membangun masa depan Gateball—yang kompetitif tapi tetap menjunjung sportivitas dan kebersamaan,” tutup Ketua Harian.
Reporter: Tim Redaksi BChannel News
Editor: M. Tranggono
Foto: Dokumentasi Pengda PERGATSI Banten
Untuk informasi lebih lanjut seputar Liga Gateball, pantau terus kanal berita kami di www.bchannel.news atau media sosial resmi PB PERGATSI.
